Tabik.

Barangkali, Kerabat Nara sudah pernah mendengar nama Paul Polba dari nawala kami pekan lalu atau dari media sosial Narabahasa. Barangkali pula, nama Paul Polba terdengar seperti pemain bola favorit Kerabat Nara. Nah, pada nawala pekan ini, izinkan sayaPaul Polba yang sebenarnyamuncul melalui surat pendek ini untuk Kerabat Nara.

Seperti yang sudah saya sebutkan, nama saya Paul Polba. Ya, saya Paul si Polisi Bahasa.

Saya diciptakan oleh #TimNara sebagai respons atas netizen yang sering menyebut Narabahasa sebagai “grammar nazi”, “KBBI berjalan”, “si Kaku”, dan sejenisnya. Seperti profesi saya yang bermakna ‘memelihara keamanan dan ketertiban umum’, saya ada untuk menertibkan bahasa. Meski tidak galak dan cenderung jenaka, saya tetap mengimbau masyarakat untuk berbahasa dengan baik dan benar. Saya percaya bahwa menguasai dunia dapat dilakukan jika kita sudah menguasai bahasa.

Saya memang lahir pada media sosial Narabahasa. Namun, melalui surat ini, saya ingin memberikan sebuah kabar baik: Saya sudah bisa ditemukan dalam medium lain! Salah satu medium yang saya maksud adalah kaus.

Ya, Narabahasa membuka pemesanan kaus bergambar saya. Silakan cek secara langsung apakah saya cukup ganteng bagi Kerabat Nara. Miliki kaus spesial tersebut melalui pemesanan pada lokapasar Narabahasa di Tokopedia (https://www.tokopedia.com/narabahasa) atau Shopee (https://shopee.co.id/kreasinarabahasa), ya. 

 

Salam,

Paul Polba

Polisi Bahasa