Tabik.

Selain kelas daring, Narabahasa juga memiliki kelas luring untuk publik yang biasa disingkat KLP.  Kelas ini memiliki beragam topik, salah satunya adalah KLP Gramatika dan Ejaan yang telah diselenggarakan pada 23 Juli lalu, di 3 Wise Monkeys, Jakarta Selatan. 

Latar belakang peserta yang mengikuti kelas ini beragam, mulai dari penerjemah, aparatur sipil negara (ASN), hingga akademisi. Kebutuhan yang muncul pun beragam, seperti keterampilan menerjemahkan, menulis artikel, dan menyusun naskah dinas. Namun, semua peserta memiliki kebutuhan yang sama, yaitu pemahaman tentang gramatika dan ejaan.  

Pemahaman gramatika dan ejaan bahasa Indonesia ini dibutuhkan untuk semua pegiat kebahasaan dengan berbagai latar belakang. Sebagai contoh, salah satu peserta yang merupakan penerjemah bukan hanya perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni, melainkan juga pemahaman dasar tentang tata bahasa dan ejaan untuk mendukung saat penerjemahan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. 

Pada kelas gramatika dan ejaan, bagian tata bahasa dibahas mulai dari tataran wacana, paragraf, kalimat, kata, hingga ejaan. Bagian ejaan membahas penulisan huruf, kata, dan penggunaan tanda baca. Berbeda dengan kelas daring publik, pada kelas luring publik peserta dan widyaiswara lebih leluasa untuk berdiskusi. Waktu kelas pun lebih panjang. Peserta tidak hanya membahas teori, tetapi juga membedah kasus dan mendiskusikan hasil tulisan mereka dari segi tata bahasa dan ejaan secara langsung dan mendalam. 

Jika Kerabat Nara ingin mendapatkan teori lebih dalam sekaligus berdiskusi lebih leluasa dengan widyaiswara, ikuti kelas-kelas luring publik Narabahasa selanjutnya, yuk.  Kerabat Nara juga dapat melihat jadwal-jadwal kelas terdekat lainnya di sinara.narabahasa.id.