Narabahasa kembali diundang sebagai pembicara dalam kegiatan daring bersama Nyalanesia. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 12 April 2026, pukul 10.00–11.30 WIB. Dengan topik “Penyajian Presentasi Efektif”, Nyalanesia menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional).
Ivan lanin, sebagai pemateri pada kegiatan kali ini, mempersiapkan materinya dengan menyajikan struktur yang jarang disadari oleh seseorang ketika melakukan presentasi. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika sedang menyampaikan sesuatu, salah satunya adalah bahasa tubuh. Ketika kita memberikan materi kepada seseorang, bukan hanya materinya yang diperhatikan, melainkan bagaimana penyampaiannya juga,” jelasnya.
Ivan juga menekankan pentingnya berpakaian yang sesuai. Ia juga menjelaskan hal tersebut akan berlaku berbeda pada situasi daring dan luring. “Pada saat kegiatan daring, tubuh bagian atas saja yang akan menjadi perhatian. Di sisi lain, kegiatan luring membutuhkan persiapan yang lebih kompleks,” ungkapnya. Ivan juga menjelaskan bahwa kegiatan luring memiliki setidaknya satu keunggulan, yaitu interaksi yang lebih hidup.
Selanjutnya, Ivan mendetailkan beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan presentasi di depan banyak orang. Menurutnya, hal penting yang perlu dipersiapkan adalah profil dan tujuan audiens. Setelah memahami keduanya, baru seseorang dapat mulai mempersiapkan materi. Selain itu, seorang pembicara harus memahami sarana yang akan digunakan, baik lokasi maupun fasilitas lainnya. Terakhir, barulah seseorang mulai mempersiapkan diri.
Kemudian, Ivan memaparkan beberapa tahapan ketika melakukan presentasi, mulai dari perencanaan, pembukaan, penyampaian pesan utama, hingga penutupan. Ivan juga menyadari banyak peserta dari kegiatan ini yang memiliki target peserta berupa sekolah-sekolah untuk diyakinkan mengikuti program Nyalanesia. Salah satu peserta juga bertanya perihal cara yang efektif untuk tujuan tersebut. “Selain berdasarkan logika yang baik, seseorang memerlukan dua hal untuk dapat diyakinkan, yaitu emosi dan kredibilitas yang menyampaikan,” ungkapnya.
Pada akhir acara, Ivan memberikan tip tambahan dalam menunjukkan kredibilitas. “Jika seseorang dianggap baru dan belum memiliki kredibilitas yang baik untuk meyakinkan orang lain, ia dapat menggunakan kredibilitas dari perusahaannya,” tutupnya.
Narabahasa berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan peserta mengenai cara menyusun dan menyampaikan presentasi secara efektif, baik dalam konteks daring maupun luring. Melalui pemaparan yang praktis dan aplikatif, peserta diharapkan mampu lebih percaya diri dalam berbicara di depan audiens serta menyampaikan pesan secara jelas, terarah, dan meyakinkan.
Penulis: Tuah Ananda Setiawan
Penyunting: Zhafira Salsabila
