Cawe-Cawe dalam Pragmatika
Pada 29 Mei 2023, Presiden Joko Widodo mengaku akan cawe-cawe pada Pemilu 2024. “Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu dalam arti yang positif. Saya tidak akan melanggar aturan,
Baca selengkapnyaPada 29 Mei 2023, Presiden Joko Widodo mengaku akan cawe-cawe pada Pemilu 2024. “Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu dalam arti yang positif. Saya tidak akan melanggar aturan,
Baca selengkapnyaPernahkah Kerabat Nara merasa senang karena perkataan seseorang? Atau, sebaliknya, pernahkah Kerabat Nara merasa kecewa, bahkan sampai menangis, karena perkataan seseorang? Terlepas dari keikutsertaan perasaan dalam proses komunikasi tersebut, saya rasa kita
Baca selengkapnyaSelama ini, kita sudah sering membicarakan semantik dan pragmatika. Keduanya adalah ekspresi linguistik yang saling berkaitan. Namun, tentu saja, terdapat perbedaan antara semantik dengan pragmatika yang perlu kita pahami. Perhatikan contoh berikut
Baca selengkapnya“Pagi itu, waktu aku masih kecil, aku duduk di bangku panjang di depan sebuah kelas.” (Laskar Pelangi, 2008: 1). “Akhir-akhir ini, tak pernah lagi teman-temanku datang menjengukku.” (Raumanen, 2018: 1)
Baca selengkapnyaDinda: “Lo dari mana?” Dandi: “Kena macet.” Percayalah, model percakapan seperti contoh di atas sering kita temui sehari-hari. Bahkan, kita pun ikut menerapkannya. Contoh percakapan tersebut melibatkan dua orang, yakni Dinda
Baca selengkapnyaBahasa yang baik dan benar merupakan topik pembahasan yang masih sering diperdebatkan. Saya mengamati bahwa khalayak cukup sentimen dengan diksi baik dan benar. Bahkan, beberapa teman saya juga berpandangan kalau bahasa itu
Baca selengkapnyaBahasa memiliki peran yang esensial dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Setiap hari kita berbahasa saat berbicara dengan orang lain. Kita berbahasa saat menyampaikan pendapat, kritik, dan saran. Kita berbahasa saat merasa senang,
Baca selengkapnya