fonologi

fonologi

Fonem /F/ dan /V/

Mengapa fonem /f/ dalam kata aktif harus berubah menjadi /v/ dalam aktivitas? Apabila /f/ dan /v/ mewakili bunyi yang sama, mengapa vitamin tidak ditulis fitamin?  Ternyata, /f/ dan /v/ dalam bahasa Indonesia

Baca selengkapnya
fonologi

Orang atau Ɔrang?

Dalam “Variasi Bunyi Vokal”, saya sudah membahas bahwa setiap fonem vokal dalam bahasa Indonesia memiliki alofon atau variasi bunyi. Fonem /a/ memiliki satu alofon, yakni [a]. Fonem /i/ memiliki dua alofon, yaitu

Baca selengkapnya
fonologi

Lembab dan Lembap

Kita bisa lihat, lembab dan lembap adalah dua kata dengan akhiran fonem yang berbeda, [b] dan [p]. Dalam ragam tulisan, tentu kita sebaiknya merujuk pada kata yang baku, yaitu lembap yang berarti

Baca selengkapnya
fonologi

Jenis-Jenis Perubahan Bunyi

Saya sudah pernah menyinggung sedikit mengenai metatesis. Pada artikel “Bahasa Jaksel”, kata-kata seperti kuy, alig, dan sabeb mengalami metatesis, yakni perubahan letak huruf, bunyi, atau suku kata dalam kata (Kridalaksana, 1984:

Baca selengkapnya
fonologi

Empat Ciri Bahasa Indonesia

Setelah menggunakannya sehari-hari, pernahkah Kerabat Nara bertanya, bagaimana bahasa Indonesia bisa terbentuk? Dari sekian banyak bahasa daerah di gugusan pulau Nusantara, mengapa kita menggunakan bahasa Indonesia? Secara historis, bahasa Indonesia memiliki

Baca selengkapnya