Magister Ilmu Komputer (MIK) Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia (UI) kembali mengundang Narabahasa untuk menjadi narasumber pada seminar yang diikuti oleh mahasiswa S-2 dan S-3. Kali ini, seminar tersebut membawa topik “Penulisan Laporan Ilmiah”. Digelar di Ruang Sidang, Gedung Baru Fasilkom, Kampus UI Depok, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 09.00–15.15 WIB.
Secara umum, seminar dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dan sesi kedua dipisahkan oleh jeda makan siang. Ivan Lanin memanfaatkan kedua sesi dengan memfokuskan sesi pertama pada pemahaman teori para peserta yang dilanjutkan dengan praktik setelah jeda makan siang. Kedua sesi diikuti secara antusias oleh para peserta.
Ivan memulai sesi pertama dengan memaparkan satuan bahasa mulai dari wacana hingga ejaan. Ia memfokuskan seminar kali ini untuk membimbing peserta agar memperhatikan konteks serta kaidah bahasa. “Saya membedah satu per satu satuan bahasa yang kemudian diaplikasikan pada dua contoh yang disediakan, yaitu disertasi dan tesis,” ujarnya.
Dalam penyampaian teori, ada beberapa hal yang menjadi perhatian utama Ivan. “Mulai dari menertibkan wacana, latar belakang harus bersifat ‘piramida terbalik’. Pembahasan dimulai dari hal yang umum dan dilanjutkan ke hal yang khusus hingga ke rumusan masalah,” jelasnya. Ia pun menjelaskan bahwa sebaiknya model yang digunakan pada struktur paragraf adalah model paragraf deduktif karena model tersebut memudahkan pembaca untuk memahami tulisan. Lebih lanjut, menurut Ivan, paragraf yang terlalu panjang justru akan menyulitkan pembaca memahami tulisan. Ivan menyarankan satu paragraf memiliki panjang maksimal 10 baris.
Ivan juga menyoroti penyusunan kalimat yang cenderung masih terlalu panjang. “Dari segi kalimat, contoh disertasi yang diberikan lebih baik daripada tesis. Walau begitu, keduanya masih memiliki beberapa kalimat yang terlalu panjang,” ungkapnya. Memasuki bagian ejaan, Ivan tidak terlalu membahas teori. Ia cenderung membedah tiap-tiap contoh yang diberikan secara terperinci.
Terakhir, setelah jeda makan siang, Ivan mulai memasuki sesi praktik. Ivan memanfaatkan sesi ini dengan mewajibkan seluruh peserta untuk membuat sebuah salindia paparan. Syarat yang diberikan adalah para peserta harus dapat meringkas satu bab menjadi satu halaman salindia. Menurut Ivan, hal ini dapat membantu para peserta untuk terbiasa meringkas dengan baik, walau dengan waktu yang tersedia kebanyakan peserta masih belum dapat menyelesaikan tugas tersebut.
Melalui kegiatan ini, Narabahasa berharap para peserta dapat makin memahami pentingnya penggunaan bahasa yang efektif, runtut, dan sesuai kaidah dalam penulisan ilmiah. Seminar ini juga diharapkan mampu membantu mahasiswa menyusun laporan ilmiah yang lebih jelas, padat, dan mudah dipahami pembaca.
Penulis: Tuah Ananda Setiawan
Penyunting: Rifka Az-zahra
