Jumat, 21 Juli 2023, adalah hari ketika Narabahasa mengilas balik kenangan-kenangan masa kecil dengan mengundang Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK) pada Basa-basi Bahasa. Kak Vicky, narasumber pada malam hari itu, adalah seorang editor yang sudah berkecimpung di dunia tulisan anak selama empat setengah tahun.

Nama “Kecil-Kecil Punya Karya” adalah doa serta wujud perhatian orang-orang dewasa terhadap perkembangan literasi anak. KKPK menyediakan medium yang beragam untuk mewadahi kreativitas anak, seperti menulis cerpen dan menggambar komik.

Dengan melibatkan anak-anak sebagai subjek untuk menulis dan menggambar, tantangan yang dihadapi pun lebih terasa. Melibatkan anak-anak dalam dunia baca di tengah gempuran media sosial saja sudah cukup menjadi tantangan, apalagi dalam dunia tulis. Sebagai orang dewasa, memastikan kesiapan anak untuk menulis atau menggambar menjadi tantangan yang cukup berat. Kendati begitu, KKPK berkomitmen untuk menjaga semangat anak-anak dalam berliterasi dengan mengadakan lokakarya (workshop) untuk anak-anak.

Keluaran yang diharapkan dari usaha mengakrabkan anak dengan literasi adalah penulis anak dapat mewujudkan imajinasi mereka ke dalam bentuk yang riil. Lewat sistem kurasi di KKPK, penulis anak dapat dibantu untuk memperjelas apa yang mereka pikirkan, mulai dari merampungkan ide, menulis dan mengembangkannya, menggambarkannya, sampai menyelesaikan hasil akhir.

Peluang orang dewasa dalam berkarya lewat KKPK juga tersedia. Kak Vicky menjelaskan bahwa KKPK hanya diperuntukan untuk anak usia 6–12 tahun, tetapi kesempatan untuk menjadi kolaborator ilustrasi tetap terbuka untuk orang dewasa. 

 

Penulis: Thesa Nurmanarina

Penyunting: Rifka Az-zahra