Berdasarkan ciri semantisnya, adjektiva dapat digolongkan menjadi bertaraf dan takbertaraf. Adjektiva bertaraf—misalnya cinta dan benci—memiliki tingkat kualitas dan tingkat pembandingan yang dapat diberi pewatas tingkat, seperti agak, makin, dan paling. …
Kata
“Artikel-artikelnya sangat edukatif meskipun ada sebagian yang berat,” ucap seorang teman pada beberapa hari lalu ketika menjelajahi situs web Narabahasa. Menurutnya, salah satu faktor yang membuat artikel-artikel itu terasa berat …
Kata terkait sedang populer. Popularitas itu muncul dengan makin maraknya penggunaan kata terkait sebagai preposisi (kata depan) atau konjungsi (kata hubung). Meski dalam bahasa Indonesia ada kata yang dapat berubah …
Tolok ukur yang dipakai untuk menilai mutu kalimat ialah keefektifan kalimat. Kata keefektifan merangkum lima kriteria, yaitu kelugasan, ketepatan, kejelasan, kehematan, dan kesejajaran. Yang sulit ialah tolok ukur untuk menilai …
Kemarin, ketika berselancar di Twitter, saya melihat sebuah tautan berita. Judulnya “Bupati Minta Dikelola Maksimal 92 Desa Penerima BKK 2021”. Mata saya yang tiap hari ditempa dengan pekerjaan meninjau tulisan …
