Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengundang Narabahasa sebagai narasumber dalam kegiatan pelatihan griyaan bertopik “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Mendukung Kerja ASN” yang diselenggarakan pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 09.00—12.00 WIB dan pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 09.00—11.00 WIB. Kegiatan pertama dilakukan secara luring di Kantor Kementerian ATR/BPN, Menteng, Jakarta Pusat, sedangkan kegiatan kedua dilaksanakan secara daring.
Peserta kegiatan sebagian besar berasal dari auditor dan Biro SDM Kementerian ATR/BPN. Dalam kesehariannya, para peserta bertugas dengan banyak keluaran berupa berkas dan materi sehingga membutuhkan bantuan AI untuk memutakhirkan hasil akhir.
Pada 13 Januari, Ivan Lanin selaku widyaiswara menyampaikan materi dengan langsung menyoroti cara menyusun perintah (prompt) yang tepat kepada AI. Ivan menjelaskan bahwa cara menyampaikan perintah kepada AI tidak berbeda dengan cara menyampaikannya kepada manusia. Ada tiga poin penting yang perlu diperhatikan ketika menyampaikan sebuah perintah, yaitu konteks, tujuan, dan format.
Dalam penjelasannya, Ivan juga menggunakan contoh topik yang sesuai dengan para peserta. Topik yang digunakan adalah mengembangkan sistem pengukuran maturitas manajemen risiko di berbagai kantor pertanahan di Indonesia. Melalui topik yang ditentukan, Ivan memaparkan penggunaan konteks, tujuan, dan format dalam penggunaan AI. Para peserta kemudian mempraktikannya menggunakan AI, seperti ChatGPT dan Gemini, dan menghasilkan jawaban yang memuaskan.
Kegiatan kedua, pada 20 Januari 2026, berlangsung dengan antusiasme yang baik. Kegiatan yang dilakukan secara daring ini adalah sesi praktik tambahan dari Narabahasa. Pada kesempatan kali ini, Ivan Lanin mengajak para peserta untuk menyiapkan skenario yang berbeda yang akan diperintahkan ke AI. Dengan pemahaman dari pertemuan sebelumnya, para peserta dapat menggunakan AI dengan lebih baik sehingga dapat menghasilkan jawaban yang sangat memuaskan.
Ivan menegaskan pentingnya mengatur cara penyampaian secara bertahap. Penggunaan AI perlu diiringi dengan pemahaman bahwa AI adalah “teman diskusi” atau “teman kerja”, bukan semata-mata pesuruh. Dengan pendekatan tersebut, AI diharapkan dapat membantu ASN dalam meningkatkan kualitas hasil kerja sehari-hari.
Penulis: Tuah Ananda Setiawan
Penyunting: Rifka Az-zahra

2 komentar
I have not checked in here for some time as I thought it was getting boring, but the last several posts are great quality so I guess I will add you back to my daily bloglist. You deserve it my friend :)
The next time I read a weblog, I hope that it doesnt disappoint me as much as this one. I mean, I do know it was my option to learn, but I actually thought youd have one thing fascinating to say. All I hear is a bunch of whining about one thing that you possibly can repair in the event you werent too busy searching for attention.