Narabahasa melaksanakan Kelas Daring Publik (KDP) bertajuk “Membuka Peluang Penghasilan dari Menulis” sebagai pembuka program rangkaian kelas edisi spesial November. Kelas ini dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, pukul 19.00 s.d. 21.00 WIB secara daring melalui Zoom. KDP yang menghadirkan Ivan Lanin sebagai pengajar ini tidak hanya terdiri atas sesi pemaparan, tetapi juga praktik penawaran kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan berbahasa. 

Sebelum kelas dimulai, Nazwa Aulia sebagai moderator memperkenalkan profil Ivan Lanin sekaligus menyambut peserta yang sudah bergabung. Materi untuk kelas yang dihadiri oleh tujuh peserta ini terbagi menjadi tiga bagian utama, yakni pengenalan jenis peluang, strategi mengubah kemampuan menjadi produk dan jasa profesional, dan cara menilai potensi dan kesiapan penawaran produk kepada pasar. 

Kelas kemudian beralih pada agenda utama, yakni sesi pemaparan materi. Materi yang disajikan oleh Ivan lebih banyak memuat langkah-langkah praktis, mulai dari memilih produk sesuai dengan kemampuan peserta. Pada awal pemaparan, Ivan mengajak peserta mengenali Tiga Jalan Penghasilan yang terdiri atas karya, jasa, dan keahlian. “Ketiga jenis tersebut tentu akan menghasilkan keuntungan yang berbeda. Misalnya, karya akan menguntungkan penulis dengan perolehan honor, royalti, langganan, dan bagi hasil. Saya sebagai pengajar malam ini menawarkan keahlian saya dalam bentuk pelatihan. Sementara jasa biasanya memberikan keuntungan sewaktu karena honornya menyesuaikan jumlah proyek, ” ujar Ivan.

Lebih lanjut, Ivan menguraikan tiga jenis tersebut satu per satu. Ia memberikan sejumlah contoh produk yang dapat dihasilkan dari karya, seperti blog, artikel, buku, nawala, dan esai. “Setiap produk tentu memiliki mekanisme penghasilan tersendiri. Misalnya, Dea Anugerah dan J.S. Khairen yang pernah berhasil menjual bukunya secara mandiri,” jelas Ivan.

Selain melalui karya, Ivan menjelaskan bahwa keterampilan menulis dapat dikembangkan menjadi berbagai jasa profesional, mulai dari jasa sunting naskah, penulisan wara, naskah video, penerjemahan film ke medium tulis, hingga profil perusahaan. “Kini, penulis bahkan dapat menawarkan jasa penulis bayangan dalam membantu klien menyusun laporan, pidato, atau jurnal atas nama klien tersebut,” ungkapnya.

Lewat momentum kelas ini, Ivan turut menegaskan bahwa seseorang yang multitalenta justru memiliki keuntungan langka. Sebab, kemampuan tersebut dapat dikembangkan menjadi beragam produk dan layanan. “Kemampuan berbahasa dapat menghasilkan berbagai karya tulis, layanan konsultasi, dan juga praktik komunikasi, seperti pewara, moderator, atau pembawa berita,” tegas Ivan. Untuk itu, semua orang berhak mendapat kesempatan untuk menjangkau audiens yang berbeda melalui pengemasan produk yang beragam. Namun, semua ini tergantung pada satu hal, yaitu seberapa berani seseorang untuk mengambil setiap kesempatan yang datang. 

Kelas ditutup dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Selain itu, kelas juga diisi dengan sesi konsultasi seputar strategi penawaran produk kepada sasaran klien yang dipandu oleh Ivan. Melalui penyelenggaraan kelas ini, Ivan menyampaikan satu pesan penting untuk peserta. “Peluang penghasilan dari menulis bukan hanya menitikberatkan pada kemampuan memproduksi karya, melainkan juga keberanian menawarkan dan mencari potensi bisnis kepada pihak yang membutuhkannya,” pungkasnya.

Penulis : Jovita Dwi Swistika Murti

Penyunting : Rifka Az-zahra