Kinara Episode Ke-52: Jangan Mati dengan Penyesalan

oleh Narabahasa

Program Kinara (Kicauan Narabahasa) episode ke-52 telah diselenggarakan pada Minggu, 27 Juli 2025, melalui platform Spaces X. Kali ini, Narabahasa menghadirkan Andriy Hadinata, seorang konsultan merek, penyiniar, dan penulis buku Generasi Zombie, dengan ditemani oleh Ivan Lanin sebagai pemantik dan Nindita sebagai moderator.

Awalnya, Andriy tidak percaya diri dengan tulisannya karena lebih senang menyampaikan informasi melalui suara. “Saat menulis, kita harus menjelaskan secara lengkap mulai dari konteks dasar, latar belakang, hingga kesimpulan. Kalau tidak, orang-orang akan kesulitan menangkap maksudnya. Itu sebabnya, menulis terasa agak merepotkan,” ujarnya.

Buku Generasi Zombie dikerjakan Andriy dalam waktu sekitar satu bulan. Ia memilih menulis bukunya dengan lebih simpel agar mudah dicerna oleh pembaca. “Saya ingin pembaca menyelesaikan buku ini sampai akhir dan merasakan pengalaman serta peningkatan setelah membacanya,” kata Andriy. 

Buku ini memuat refleksi tentang manusia modern yang hidup tanpa arah, seolah seperti zombie. Ia menyoroti bagaimana banyak orang melupakan impian masa kecil karena merasa dunia nyata terlalu berat untuk mewujudkannya.

Salah satu bab yang paling menarik, menurutnya, adalah bab delapan yang membahas “Jangan Kejar Passion Kamu”. Ia menekankan bahwa renjana (passion) bukan sekadar hal yang disukai, melainkan sesuatu yang perlu proses dan kerja keras.

Saat menjawab pertanyaan Ivan Lanin mengenai tantangan menulis, Andriy mengaku ia berusaha keras memaksa dirinya untuk menulis. Kebiasaan membaca sejak kecil membantunya memahami struktur tulisan. Ia juga menargetkan setidaknya mencoba satu hal baru untuk dikerjakan setiap tahunnya.

Baginya, menulis dan berbicara adalah dua proses yang sangat berbeda. “Mendengar dan membaca itu beda. Saat menulis, kita harus menyusun ulang kata agar enak dibaca,” jelasnya.

Sumber inspirasi Andriy datang dari kehidupan sehari-hari, termasuk fenomena sosial, politik, dan ekonomi. Saat ditanya tentang semangat berkarya, ia menjawab lugas, “Saya takut miskin dan saya sadar hidup itu tidak panjang. Saya tidak ingin mati dengan penyesalan karena tidak mencoba.”

Untuk menutup sesi Kinara, Andriy menyampaikan pesan menyentuh. “Apa pun impian yang belum bisa kamu wujudkan, tidak apa-apa. Tetapi, jangan dikubur. Penyesalan selalu datang terlambat. Saat [penyesalan] itu datang, kita sudah tidak bisa apa-apa, dan itu perasaan yang menyesakkan,” tutupnya.

 

Penulis: Yuhaenida Meilani

Penyunting: Rifka Az-zahra

Anda mungkin tertarik membaca

Tinggalkan Komentar