Selisik Kebahasaan atau Lisan kembali hadir pada awal 2024. Lisan adalah program diskusi kebahasaan yang bertujuan mengulik elemen-elemen dalam bahasa Indonesia, dengan tema dan narasumber yang berbeda-beda.

Tema Lisan kali ini adalah “Pesona Analisis Wacana” dengan narasumber Prof. Dr. I. Dewa Putu Wijana, M.A., guru besar bahasa Indonesia di Universitas Gadjah Mada. Episode ke-6 ini diadakan secara daring pada Jumat, 19 Januari 2024 pukul 19.00-20.00 lewat kanal Zoom Meeting.

Prof. Putu meraih gelar BA pada 1979 dari Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gadjah Mada, lalu melanjutkan program S-2 dan meraih gelar sarjana utama (S.U.) pada 1987. Pada 1991, Prof. Putu meraih gelar M.A. di bidang Applied Linguistic di Monash University, Australia. Pada 1995, ia menyelesaikan program S-3 di Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada serta mendapatkan gelar doktor.

Prof. Putu menjelaskan bahwa wacana adalah satuan kebahasaan yang memiliki amanat yang lengkap dengan bentuk kata, frasa, atau klausa yang harus digunakan dalam proses komunikasi. Satuan lingual seperti kalimat, kata, frasa, atau bunyi tercakup dalam satuan yang lebih besar, yaitu penggunaan bahasa. Seluruh hal yang menyangkut penggunaan bahasa adalah wacana.

Selama 60 menit, Prof. Putu mengobrol dengan moderator Narabahasa tentang pengertian wacana secara umum, konteks percakapan dan kebahasaan yang membentuk wacana, teori yang digunakan, serta contoh aplikasi wacana dalam keseharian. Seluruh materi tersebut ia uraikan berdasarkan artikel berjudul “Discourses of Truck Container Signs in Indonesia” yang telah ia tulis.

Kelas ditutup dengan sesi tanya dan jawab yang interaktif antara peserta dan Prof. Putu. Kolom pertanyaan sangat ramai dengan pertanyaan dari peserta hingga harus dibatasi. Lisan episode kali ini ditutup dengan pernyataan dari Prof. Putu: “Dengan kita memahami bahasa, kita akan melihat keindahan dunia itu sendiri.”

 

Penulis: Maria Chivera

Penyunting: Rifka Az-zahra